Salah satu aktivitas yang selalu menyenangkan versi saya adalah mendengarkan lagu kesukaan dengan khidmat sampai terbawa suasana yang dihadirkan oleh penyanyi-nya. Kadang sambil mendengarkan, pikiran saya berkelana membayangkan apa makna, tujuan atau pun cerita di balik lagu yang dikreasikan tersebut. Kali ini, sambil menikmati sore di depan jendela kamar, telinga saya dimanjakan oleh album baru Tulus berjudul Manusia. Saya dengarkan satu per satu lagunya sambil ditemani segelas kopi pahit dengan suasana sore selepas hujan.
Makna Lagu Nala di Album Manusia Tulus 2022 Related Post
2 thoughts on “Tulus dan Lagu Berjudul “Nala””
Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.
Bernala-nala dengan Nala! Sungguh menarik ulasannya, kakaaa.. Beneran deh. Saya sampai nyeletuk, “Kok bisa kepikiran sampai situ, sih!” pada bagian Nala yang berusia 30 tahun, yang insecure, yang kemungkinan mendapatkan tekanan dari masyarakat untuk segera dicintai, dan yang berpikir bahwa dia mencoba berdamai pada bagian akhir lagu tersebut. Dan, saya sangat suka kesimpulannya. Begitulah. Terima kasih atas tulisan bagusnya, kaka..
Haaaai Luh!! Glad you read it really carefully and get my points 🙂
Yeeeah, terima kasih atas dukungannya. See you Luuuh!